Sabtu, 09 Februari 2013

MAKALAH ARSITEKTUR KOMPUTER SISTEM OPERASI-POLINELA



MAKALAH
ARSITEKTUR KOMPUTER
SISTEM OPERASI








 




Oleh.
Ageng Pangestono
Gilang Ramahendra
Wahyu Riadi
Hafids Rizky Maulana
Feri Romadhona
Windi Candra Wijaya
Ariana Dewi
Totok Saputra
Assidik Idha
Bagus Kusuma Loka
Rizky Firmansyah


 
MANAJEMEN INFORMATIKA, EKONOMI DAN BISNIS,
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2012







DAFTAR ISI
BAB 1
Pendahuluan........................................................................................................................ 1
BAB 2
Pengertian Sistem Operasi................................................................................................... 2
Sejarah Sistem Operasi........................................................................................................ 3
Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi...................................................................................... 5
Jenis Sistem Operasi............................................................................................................ 5
Penjadwalan Proses............................................................................................................. 7
Manajemen Memori............................................................................................................. 8
BAB 3
Penutup................................................................................................................................ 14
Daftar pustaka..................................................................................................................... 15




BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
            Perkembangan zaman yang saat ini dapat dikatakan sangatlah pesat, pada bidang IT khususnya, Ada beberapa samapai banyak teknologi yang ada dan sudah dikembangkan pada saat ini. Pertama mulai dari sebuah system yang dibangun dari kecil yang ada pada hardware yang besar hingga menjadi sebuah sistem yang lebih besar yang ada pada hardware yang lebih kecil. Perkembangan itu sudah terlihat dari kemajuan sekaligus perkembangan hardware dan software serta perangkat-perangkat yang mendukung system operasi yang dapat berjalan.
            Sekarang ini sistem komputer telah menggunakan CPU (Central Processing Unit) untuk meyelesaikan suatu masalah, dan  sejumlah device controller yang dihubungkan melalui system bus yang menyediakan akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.
Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori.
            Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta "dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang tertunda.

           
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Sistem Operasi

Operating system (OS) atau yang sering di sebut sistem operasi adalah sekumpulan perintah dasar yang berperan untuk menjalankan dan mengoperasikan komputer .Sekarang ini banyak sekali macam-macam sistem operasi di pasaran baik yang asli ataupun yang bajakan. Ada beberapa sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows, Unix, Linux Dan masih banyak lagi yang lainya.Dari sekian banyak sistem operasi Yang beredar, sistem operasi milik perusahaan microsoft lah yang paling populer untuk para pengguna pc notebook,bahkan ponsel dan PDA sekalipun Dengan sistem operasi
Berbasis mobilenya .
Dari beberapa sistem operasi tersebut,Sistem operasi yang dapat digunakan secara bebas alias open sourc Adalah linux.

            Adapun pengertian lainnya, Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris:
operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol eksekusi program aplikasi dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Sistem Operasi juga bertindak sebagai antar-muka antara pengguna dengan perangkat keras komputer. 
           
Perkembangan Sistem Operasi
Perkembangan sistem operasi Berawal dari altair,yaitu perangkat komputer pertama pada tahun 1975 yang menggunakan sistem operasi CP/M dan kemudian oleh perusahaan microsoft dirilis menjadi MS-DOS Dan berkembang dari MS-DOS versi 1.0 Pada tahun 1981 sampai MS-DOS versi 5.0 pada tahun 1991 dan sampai sekarang ini microsoft telah mengeluarkan beberapa sistem operasi mulai dari Ms-windows, windows97, windows98, windows98Me, Windows2000.Windows ME,Windows XP dan yang paling terbaru adalah windows vista yang terkenal dengan tatatp mukanya . Akan dijelaskan lebih pada halaman selanjutnya.
B. Sejarah Sistem Operasi
            Perkembangan sistem operasi dipengaruhi oleh perkembangan hardware. Sistem operasi mulai dikembangkan sejak ±40 tahun lalu, yaitu:
1.    Generasi ke-nol (1940).
·      Komponen utama tabung hampa udara;
·      Sistem komputer belum menggunakan sistem operasi;
·      Sistem operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+,-, dan *).
2.    Generasi pertama (1950).
·      Komponen utama transistor;
·      Sistem operasi berfungsi terutama sebagai pengatur pergantian antar job agar waktu instalasi job berikutnya lebih efisien. Dalam masa ini muncul konsep batch system (semua job sejenis dikumpulkan jadi satu);
·      Input pemakai punch card.
3.    Generasi kedua (1960).
·      Komponen utama IC;
·      Berkembang konsep-konsep:
·      Multiprogramming, satu prosesor mengerjakan banyak program yang ada di memori utama;
·      Multiprosesing, satu job dikerjakan oleh banyak prosesor berguna untuk meningkatkan utilitas;
·      Spooling Simultaneous Peripheral Operation On Line, bertindak sebagai buffer (penyangga) saja, dan mampu menerima pesanan meskipun belum akan dikerjakan;
·      Device Indipendence, masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda (misal: tiap-tiap printer memiliki driver);
·      Time Sharing atau Multitasking, sistem bagi waktu yang diberikan oleh CPU terhadap berbagai job yang sedang dijalankan.
·      Real-time system, berguna sebagai kontrol bagi mesin-mesin.
4.    Generasi ketiga (1970)
·      Komponen utama VLSI (Very Large Scale Integrated Circuit);
·      Ditandai dengan berkembangnya konsep general purpose system, sehingga sistem operasi menjadi sangat kompleks, mahal dan sulit untuk dipelajari;
5.    Generasi keempat (pertengahan 1970-an hingga sekarang).
·      PC makin populer;
·      Ditandai dengan berkembangnya sistem operasi untuk jaringan komputer dengan tujuan: data sharing, hardware sharing, dan program sharing;
·      User interface semakin user friendly tanpa harus mengorbankan unjuk kerja.

Lapisan Dalam Siatem Operasi
5
Operator
4
User programs
3
Input/output management
2
Operator process communication
1
Memory and drum management
0
Processor allocation and multiprogramming
Lapisan 0 (nol) ; Penempatan prosessor dan multi programming
Lapisan 1 (satu);Memanajemen memory.
Lapisan 2 Menangani komunikasi antar proses dan operator console.
Lapisan 3 Memanajemen peralatan Input/Output.
Lapisan 4 Dimana user menemukan program
Lapisan 5 Tempat proses dari operator sistem


B. Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
            Fungsi Sistem Operasi
            System operasi memiliki tiga fungsi utama yaitu manajemen proses, manajemen sumber daya dan manajemen data.
·   Manajemen proses
 mencakup penyiapan, penjadwalan dan pemantauan proses pada computer. Proses adalah program yang sedang dijalankan.
·   Manajemen sumber daya
berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam system computer yang dilakukan oleh perangkat lunak system maupun pereangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan oleh computer. Yang dimaksudkan sumber daya disini adalah komponen perangkat keras dalam computer seperti CPU, memori utama dan peranti masukan/keluaran.
·   Manajemen data
berupa pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam peranti penyimpan sekunder maupun memori utama.

-       Selain diatas sistem operasi mempunyai fungsi seperti dibawah ini
1.      Mengelola sumber daya terkait dengan pengendalian perangkat lunak sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan. Sebagai contoh komponen perangkat keras pada komputer yaitu CPU, memori utama, alat input/output.
2.      Mempersiapkan agar program aplikasi dapat berinteraksi dengan perangkat keras secara konsisten dan stabil tanpa harus mengetahui secara detil perangkat keras.
3.      melakukan pengelolaan proses mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan.
4.      melakukan pengelolaan data pengendalian terhadap data masukan/keluaran.


C.  Jenis Sistem Operasi
Sistem operasi personal komputer terbagi menjadi 3 kelompok  seperti di bawah ini.
·                     Keluarga Microsoft, antara lain terdiri atas Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x),Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang dirilis pada tahun 2007)).
·                     Keluarga Unix, menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, antara lain SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
·                     Keluarga Mac OS adalah sistem operasi komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).
·                     Keluarga komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dan lain-lain.
Walau kita mengenal berbagai jenis sistem operasi di atas,  secara garis besar semua sistem operasi yang ada berdasarkan jenis komputer yang dikendalikan maupun bentuk aplikasi yang didukung dapat dibagi menjadi empat golongan :
1. Real-time operating system (RTOS)
Sistem operasi golongan ini dipakai untuk mengendalikan perangkat keras  untuk tugas spesifik, seperti instrumen ilmiah dan mesin-mesin industri. RTOS memiliki kemampuan antarmuka yang terbatas dan tidak mendukung aplikasi level end-user. Bagian terpenting RTOS adalah mengatur penggunaan sumber daya komputer untuk menjalankan serangkaian operasi secara berulang-ulang dalam periode tertentu.
2. Single-user, single task
Sesuai dengan namanya, tipe sistem operasi ini dirancang untuk memudahkan menangani pengoperasian komputer sehingga pengguna dapat menjalankan satu pekerjaan pada saat yang bersamaan. Sistem operasi DOS adalah contoh klasik dari jenis ini. Sistem operasi yang lain dari keluarga ini adalah Palm OS, yaitu untuk komputer genggam (handheld) Palm.
3. Single-user, multi tasking
Sistem operasi ini memungkinkan seorang pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi terpisah secara bersamaan. Inilah tipe sistem operasi yang paling umum digunakan sekarang. Sistem operasi ini (Windows, Linux, dsb.) sangat populer  digunakan untuk komputer pribadi.
4. Multi-user
Sistem operasi multi-user memungkinkan lebih dari satu pengguna bersama-sama menggunakan sumber daya komputer secara simultan. Sistem operasi dapat menjamin masing-masing pengguna yang memiliki kebutuhan (requirement) yang berimbang. Setiap program yang dijalankan oleh para pengguna menggunakan sumber daya yang cukup dan terpisah sehingga masalah pada satu pengguna tidak berimbas pada pengguna yang lain. Contoh sistem  multi-user adalah operasi Unix, VMS, dan MVS untuk mainframe.

D. Penjadwalan Proses
            Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O.
            Penjadwalan proses merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.
            Tujuan dari multiprogramming adalah untuk memiliki sejumlah proses yang berjalan pada sepanjang waktu, untuk memaksimalkan penggunaan CPU. Tujuan dari pembagian waktu adalah untuk mengganti CPU diantara proses-proses yang begitu sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setiap program sambil CPU bekerja. Untuk sistem uniprosesor, tidak akan ada lebih dari satu proses berjalan. Jika ada proses yang lebih dari itu, yang lainnya akan harus menunggu sampai CPU bebas dan dapat dijadwalkan kembali.
            Terdapat empat jenis penjadwalan pada sistem operasi:
·         Penjadwalan Jangka-Panjang
            Penjadwalan jangka-panjang merupkan keputusan untuk menambahkan program yang akan dieksekusi ke pool. Penjadwalan jangka-panjang menentukan program yang mana diakui sebagai sistem untuk diproses. Jadi, penjadwalan jangka-panjang mengontrol derajat multiprogramming (jumlah proses yang berada di dalam memori). Sekali diakui, sebuah tugas atau program pengguna menjadi proses dan ditambahkan ke antrian untuk penjadwalan-pendek. Dalam beberapa sistem, proses diciptakan baru saja dimulai pada kondisi swapped-out, dakan kasus dimana proses ditambahkan ke antrian untuk penjadwalan jangka-menengah.
·         Penjadwalan Jangka-Menengah
            Penjadwalan jangka-menengah merupakan suatu keputusan untuk menambah banyaknya proses-proses itu secara parsial atau secar penuh didalam memori utama. Penjadwalan jangka-menengah menjadi bagian dari pertukaran fungsi. Umumnya, keputusan swapping-in didasarkan pada kebutuhan untuk mengatur derajat multiprogramming. Pada sisetm yang tidak menggunakan memori sebetulnya, manajemen memori adalah juga merupakan suatu masalah. Jadi keputusan swapping-in akan memperlihatkan persyaratan memori dari proses swapped-out.
·         Penjadwalan Jangka-Pendek
            Penjadwalan Jangka-Pendek merupakan keputusan sebagai proses tersedia yang mana yang akan dieksekusi oleh prosesor. Penjadwalan tingkat tinggi mengeksekusi relatif jarang dan membuat keputusan secar garis besar saja tnentang diambilnya atau tidaknya suatu proses baru, dan mana yang akan diambil. Penjadwalan jangka-pendek ayng juga mengenal sebagai dispatcher sering kali mengeksekusi dan membuat keputusan yang lebih detail tentang tugas yang akan dieksekusi berikutnya.

Terdapat juga beberapa sistem operasi yang bisa digunakan dalam sebuah handphone atau mobile phone.
Sebagai contoh :
• Sistem operasi Symbian
• Windows Mobile
• Sistem operasi Palm
• Mobile Linux
• Sistem operasi Blackberry

E. Manajement Memori

             

MANAJEMEN MEMORI

A. Berdasarkan keberadaan swapping :
     1. Manajemen tanpa swapping.
         Manajemen memori tanpa pemindahan citra proses antara memori    
         utama dan disk selama ekseskusi.
     2. Manajemen dengan swapping.
         Manajemen memori dengan pemindahan citra proses antara        
         memori utama dan disk selama ekseskusi.
B. Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi Memori
terdapat dua cara menempatkan informasi ke dalam memori kerja

     1. Alokasi Memori Berurutan (contigouos Allocation)
         - Pada alokasi memori berurutan, setiap proses menempati satu blok  
           tunggal lokasi memori yang berurutan.
         - Kelebihan : sederhana, tidak ada rongga memory
           bersebaran, proses berurutan dapat dieksekusi secara cepat.
         - Kekurangan : memori boros, tidak dapat disisip apabila tidak ada
           satu blok memori yang mencukupi.

     2. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)
         - Program / proses ditempatkan pada beberapa sagmen berserakan,  
           tidak perlu saling berdekatan atau berurutan. biasanya digunakan 
           untuk lokasi memori maya sebagai lokasi page-page.
        - Kelebihan : sistem dapat memanfaatkan memori utama secara lebih
           efisien, dan system operasi masih dapat menyisip protes bila  
           jumlah lubang-lubang memori cukup untuk memuat proses yang   
           akan dieksekusi.
         - Kekurangan : memerlukan pengendalian  yang lebih rumit dan    
           memori jadi banyak berserakan tidak terpakai.

Terdapat 2 manajemen memori:

a. manajemen memori statis
Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi, dan ukuran prosesdi memori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.
b. manajemen memori dinamis
Dengan pemartisian dinamis, jumlah, lokasi, dan ukuran proses di memori dapat berseragam sepanjang waktu secara dinamis.

MANAJEMEN MEMORI PEMARTISIAN STATIS

Kondisi tanpa swapping :

a. Monoprogramming.
Merupakan manajemen memori paling sederhana, sistem komputer hanya mengijinkan satu program/pemakai berjalan pada satu waktu. Semua sumber daya sepenuhnya dikuasi proses yang sedang berjalan. 

b. Multiprogramming dengan pemartisian statis
Multiprogramming dapat dilakukan dengan pemartisian statis, yaitu memori dibagi menjadi beberapa sejumlah partisi tetap. Pada partisi-partisi tersebut proses-proses ditempatkan.

*MONOPROGRAMMING :

1. Hanya terdapat satu proses pada satu saat, sehingga proses baru akan    
    menimpa proses lama yang sudah selesai eksekusi.
2. Hanya satu proses mengunakan semua memori.
3. Pemakai memusatkan program keseluruh memori dari disk atau tape.
4. Program mengambil kendali seluruh mesin.


MONOPROGRAMMING :

- Masih dipakai untuk sistem kecil yaitu sistem tempelan (embedded system) yang
   menempel atau terdapat disistem lain.
- Sistem-sistem tempelan menggunakan mikroprosesor kecil, seperti Intel 8051,   
  dan sebagainya.
- Sistem ini biasanya untuk mengendalikan satu alat sehingga menjadi bersifat
   intelejen (intelegent devices) dalam menyediakan satu fungsi spesifik. Karena  
   hanya satu fungsi spesifik, dapat diprogram di mikroprosesor dengan memori  
   kecil (1-64 Kb).


MASALAH PROTEKSI DI MONOPROGRAMMING

Merupakan cara memproteksi rutin sistem operasi dari penghancuran program pemakai. Program pemakai dapat tersesat sehingga memanipulasi atau menempati ruang memori rutin sistem operasi. Aktivitas program pemakai ini dapat merusak sistem operasi. Untuk mengatasinya Sistem operasi harus diproteksi dari modifikasi program pemakai.
Proteksi ini diimplementasikan menggunakan satu register batas (boundary register) dipemroses.Setiap kali 
program pemakai mengacu alamat memori dibandingkan register batas untuk memastikan proses pemakai tidak merusak sistem operasi, yaitu tidak melewati nilai register batas.

MANAJEMEN MEMORI MULTIPROGRAMMING

melibatkan banyak pemakai secara simultan sehingga di memori akan terdapat lebih dari satu proses bersamaan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem operasi yang mampu mendukung dua kebutuhan tersebut.

Melakukan dua aktivitas :
1. Proteksi memori dengan isolasi ruang-ruang alamat secara disjoint (terpisah).
2. Pemakaian bersama memori.
Memungkinkan proses-proses bekerja sama mengakses daerah memori bersama. Ketika konsep multiprogramming digunakan, pemakaian CPU dapat ditingkatkan.

MULTIPROGRAMMING pemartisian statis,

Terdapat beberapa alasan :
a. Mempermudah pemogram.
    Pemrogram dapat memecah program menjadi dua proses atau lebih.
b. Agar dapat memberi layanan interaktif ke beberapa orang secara simultan.
    Untuk itu diperlukan kemampuan mempunyai lebih dari satu proses dimemori
    agar memperoleh kinerja yang baik.
c. Efisiensi penggunaan sumber daya.
    Bila pada multiprogramming maka proses tersebut diblocked (hanya DMA    
    yang bekerja) dan proses lain mendapat jatah waktu pemroses, maka DMA
   dapat meningkatkan efisiensi sistem.
d. Eksekusi lebih murah jika proses besar dipecah menjadi beberapa proses kecil.
e. Dapat mengerjakan sejumlah job secara simultan.

PEMARTISIAN STATIS BERDASARKAN UKURAN

Partisi-partisinya terbagi dua :
1. Pemartisian menjadi partisi berukuran sama (ukuran semua partisi   
    memori sama), yaitu:
    Beberapa proses yang ukurannya kurang atau sama dengan ukuran partisi  
   dimasukkan ke sembarang 
    partisi yang tersedia.
    Kelemahan :
- Bila program berukuran lebih besar dibanding partisi yang tersedia, maka  
   tidak dapat dimuatkan, tidak dapat dijalankan. Pemogram harus
   mempersiapkan overlay sehingga hanya bagian program yang benar-  
   benar dieksekusi yang dimasukkan ke memori utama dan saling  
   bergantian. Untuk overlay diperlukan sistem operasi yang mendukung   
   swapping.
- Untuk program yang sangat kecil dibanding ukuran partisi yang
  ditetapkan, maka banyak ruang yang tak dipakai yang diboroskan,    
  disebut fragmentasi internal. Kelemahan ini dapat dikurangi dengan   
   partisi-partisi tetap berukuran berbeda.

2. Pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran berbeda, yaitu ukuran semua partisi memori adalah berbeda

Strategi penempatan program ke partisi

DESKRIPSI :
a. Strategi penempatan pada pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran sama. Penempatan proses ke memori dilakukan secara mudah karena dapat dipilih sembarang partisi yang kosong.
b. Strategi penempatan pada pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran berbeda.

Satu antrian untuk tiap partisi (banyak antrian untuk seluruh partisi).
Proses ditempatkan ke partisi paling kecil yang dapat memuatnya.

Keuntungan :
 teknik ini adalah meminimalkan pemborosan memori.
Kelemahan :
dapat terjadi antrian panjang disuatu partisi sementara antrian partisi-partisi lain kosong.

Satu antrian untuk seluruh partisi.
Proses-proses diantrikan di satu antrian tunggal untuk semua partisi. Proses segera ditempatkan di partisi bebas paling kecil yang dapat memuat.

Keunggulan :
Lebih fleksibel serta implementasi dan operasi lebih minimal karena hanya mengelola satu antrian.
Kelemahan :
Proses dapat ditempatkan di partisi yang banyak diboroskan, yaitu proses kecil ditempatkan di partisi sangat besar.


Fragmentasi pada pemartisian statis

Fragmentasi yaitu :
Penyiaan/pemborosan memori akan terjadi pada setiap organisasi penyimpanan.

Fragmentasi pada pemartisian tetap terdiri dari:
a. Fragmentasi internal.
    Proses tidak mengisi penuh partisi yang telah ditetapkan untuk proses.
b. Fragmentasi ekstenal.
Partisi dapat tidak digunakan karena ukuran partisi lebih kecil dibanding ukuran proses yang menunggu di antrian, sehingga tidak digunakan

Fungsi Manajemen memori:

1. Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.
2. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
3. Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
4. Mengelola swapping antara memori utama dan disk.

Deskripsi Hirarki memori :

1. Pemakaian memori dua tingkat, menggunakan cache memory yang dapat meningkatkan          kinerja dan utilisasi memori secara dinamik.
2. Chace memory merupakan penyimpan berkecepatan tinggi lebih cepat dibanding memori utama.
3. Chace memory lebih mahal dibanding memori utama, sehingga kapasitas cache relatif kecil. 


Address Binding

- Sebelum eksekusi, program/proses berada di dalam disk, dan pada saat  
  dieksekusi ia perlu berada pada suatu lokasi dalam memori fisik.

- Address binding adalah menempatkan address relatif program/proses ke
  dalam address fisik meori (real memory address). Dapat berlangsung   
  dalam salah satu tahapan :   kompilasi, load atau eksekusi

Tahapan Running Program

1. Tahapan Kompilasi : source program (source code) dikompilasi menjadi  
    object module (object code).
2. Tahapan link & load : object module di-link dengan object module lain   
    menjadi load module (execution code) kemudian di-load ke memori   
    untuk dieksekusi.
3. Tahapan eksekusi : mungkin juga dilakukan dynamic
    linking dengan resident library.

Address Binding Saat Kompilasi

1. Jika lokasi dari proses sudah diketahui sebelumnya maka saat      
    kompilasi address-address instruksi dan data ditentukan dengan alamat
    fisik.
2. Jika terjadi perubahan pada lokasi tersebut maka harus di rekompilasi.


Address Binding Saat Load

1. Code hasil kompilasi masih menunjuk address-address secara relatif,                     
    saat di-load address-address disubstitusi dengan alamat fisik berdasar
    relokasi proses yang diterima.
2. Jika terjadi perubahan relokasi maka code di-load ulang.

Address Binding Saat Eksekusi

1. Binding (ikatan) bisa dilakukan ulang selama proses
     –Hal ini untuk memungkinkan pemindahan proses dari satu lokasi  
       ke lokasi lain selama run.
2. Perlu adanya dukungan hardware untuk pemetaan address
      Contoh : base register dan limit register






BAB III
PENUTUP

Dari penyusunan makalah ini, kami dapat menarik kesimpulan-kesimpulan sebagai berikut:
-          Komputer pada saat ini telah didukung oleh beberapa bahkan banyak system sehingga memungkinkan komputer tersebut untuk bekerja secara maksimal atau bekerja dengan baik.
-          System Operasi adalah suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengontrol program aplikasi dan manajemen sumber daya padakomputer serta operasi-operasi dasar sistem,
           

























DAFTAR PUSTAKA















 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar