Sabtu, 09 Februari 2013

MAKALAH ARSITEKTUR KOMPUTER MODE PENGALAMATAN



MAKALAH
ARSITEKTUR KOMPUTER
MODE PENGALAMATAN





 







Oleh.

GILANG RAMAHENDRA
110753018




 
MANAJEMEN INFORMATIKA, EKONOMI DAN BISNIS,
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2012







BAB I
 PENDAHULUAN

Ø  LATAR BELAKANG
Di Era yang semakin canggih ini, teknologi sangat berkembang pesat khususnya komputer. Komputer di rancang untuk mempermudah dalam pekerjaan manusia. Dimulai dari pengenalan komputer pentium I, PentiumII, Pentium III, Pentium IV, dan sekarang yang lebih baru lagi yaitu laptop. Semua evolusi komputer tersebut bertujuan untuk melengkapi komputer – komputer pentium yang sebelumnya. Semakin canggih teknologi yang kita gunakan tentunya kita harus mengerti bagaimana cara kerja, juga mengerti bagian – bagian dalam komputer tersebut. Agar kita tidak hanya mampu menggunakan namun juga mampu mengatasi masalah apabila terjadi sesuatu dengan komputer kita. Untuk itu kita belajar organisasi komputer.
      Komputer bekerja sesuai perintah yang di kirim ke cpu, dan di simpan di memory. Di bagian memory perintah – perintah tersebut di proses di mode – mode pengalamatan tertentu, kemudian di akses dan di tampilkan ke layar monitor. Pada kesempatan ini kami membuat makalah tentang jenis – jenis pengalamatan, kami berharap dengan pembuatan makalah ini dapat membantu dalam kami belajar  organisasi komputer.

Ø  RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dari pembahasan yang akan kami bahas antara lain:
A. Pengenalan tentang Mode Pengalamatan
·         Apa itu mode pengalamatan?
·         Apa saja jenis – jenis mode pengalamtan?
·         Apa kelebihan dan kekurangan dari masing – masing jenis?
B. Pengenalan pada Register Addressing
·         Apa yang di maksud dengan Register Indirect Addressing?
·         Apa kelebihan dan kurangan Register Indirect?
C. Pengenalan Displacement Addressing dan Stack Addresing
·         Apa saja  model displacement?

BAB II
 PEMBAHASAN

A. Pengenalan Mode Pengalamatan
         Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan  mengalamati suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat. Setiap mode pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting. Mode pengalamatan ini meliputi direct addressing, indirect addressing, dan immediate addressing.

1. Direct Addresing
Dalam mode pengalamatan direct addressing, harga yang akan dipakai diambil langsung dalam alamat memori lain. Contohnya: MOV A,30h. Dalam instruksi ini akan dibaca data dari RAM internal dengan alamat 30h dan kemudian disimpan dalam akumulator. Mode pengalamatan ini cukup cepat, meskipun harga yang didapat tidak langsung seperti immediate, namun cukup cepat karena disimpan dalam RAM internal. Demikian pula akan lebih mudah menggunakan mode ini daripada mode immediate karena harga yang didapat bisa dari lokasi memori yang mungkin variabel.
Kelebihan dan kekurangan dari Direct Addresing antara lain :
ž  Kelebihan
         Field alamat berisi efektif address sebuah operand
ž  Kelemahan
         Keterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanya lebih kecil dibandingkan panjang word

2. Indirect Addresing
            Mode pengalamatan indirect addressing sangat berguna karena dapat memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengalamati suatu harga. Mode ini pula satu-satunya cara untuk mengakses 128 byte lebih dari RAM internal pada keluarga 8052. Contoh: MOV A,@R0. Dalam instruksi tersebut, 89C51 akan mengambil harga yang berada pada alamat memori yang ditunjukkan oleh isi dari R0 dan kemudian mengisikannya ke akumulator. Mode pengalamatan indirect addressing selalu merujuk pada RAM internal dan tidak pernah merujuk pada SFR. Karena itu, menggunakan mode ini untuk mengalamati alamat lebih dari 7Fh hanya digunakan untuk keluarga 8052 yang memiliki 256 byte spasi RAM internal.
Kelebihan dan kekurangan dari Indirect Addresing antara lain :
ž  Kelebihan
         Ruang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi
ž  Kekurangan
    Diperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehingga memperlambat preoses operasi

3. Immediate Addresing
            Mode pengalamatan immediate addressing sangat umum dipakai karena harga yang akan disimpan dalam memori langsung mengikuti kode operasi dalam memori. Dengan kata lain, tidak diperlukan pengambilan harga dari alamat lain untuk disimpan. Contohnya: MOV A,#20h. Dalam instruksi tersebut, akumulator akan diisi dengan harga yang langsung mengikutinya, dalam hal ini 20h. Mode ini sangatlah cepat karena harga yang dipakai langsung tersedia.
Kelebihan dan kekurangan dari Immedieate Addresing antara lain :
ž  Keuntungan
         Tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand
         Menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan cepat
ž  Kekurangan
         Ukuran bilangan dibatasi oleh ukuran field alamat

B. Pengenalan pada Register Addressing
            Register adalah merupakan sebagian memori dari mikro prosessor yang dapat diakses dengan kecepatan tinggi. Metode pengalamatan register ini  mirip dengan mode pengalamatan langsung. Perbedaannya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama. Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose.



Kelebihan dan kekurangan Register Addressing :
ž  Keuntungan pengalamatan register
         Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi memori
         Akses ke regster lebih cepat daripada akses ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih cepat
ž  Kerugian
         Ruang alamat menjadi terbatas

Register Indirect Addressing
Metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung  Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register. Letak operand berada pada memori yang dituju oleh isi register
Kelebihanan dan kekurangan pengalamatan register tidak langsung adalah sama dengan pengalamatan tidak langsung
ž  Keterbatasan field alamat  diatasi dengan pengaksesan memori yang tidak langsung sehingga alamat yang dapat direferensi makin banyak
ž  Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode pengalamatan register tidak langsung hanya menggunakan satu referensi memori utama sehingga lebih cepat daripada mode pengalamatan tidak langsung

C. Pengenalan Displacement Addressing dan Stack Addresing
Displacement Addressing adalah menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan pengalamatan register tidak langsung. Mode ini mensyaratkan instruksi memiliki dua buah field alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit
Field eksplisit bernilai A dan field implisit mengarah pada register.
Ada tiga model displacement : Relative addressing, Base register addressing, Indexing
ž  Relative addressing
Register yang direferensi secara implisit adalah progra counter (PC)
         Alamat efektif relative addresing didapatkan dari alamat instruksi saat itu ditambahkan ke field alamat
         Relativ addressing memanfaatkan konsep lokalitas memori untuk menyediakan operand-operand berikutnya
ž  Base register addresing, register yang direferensi berisi sebuah alamat memori, dan field alamat berisi perpindahan dari alamat itu
         Referensi register dapat eksplisit maupun implisit
         Memanfaatkan konsep lokalitas memori
ž  Indexing adalah field alamat mereferensi alamat memori utama, dan register yang direferensikan berisi pemindahan positif dari alamat tersebut
         Merupakan kebalikan dari mode base register
         Field alamat dianggap sebagai alamat memori dalam indexing
         Manfaat penting dari indexing adalah untuk eksekusi program-program iterative
Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-first-out. Stack merupakan blok lokasi yang terbalik. Butir ditambakan ke puncak stack sehingga setiap saat blok akan terisi secara parsial. Yang berkaitan dengan stack adalah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian paling atas stack. Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini stack pointer mereferensi ke elemen ketiga stack. Stack pointer tetap berada dalam register
Dengan demikian, referensi-referensi  ke lokasi stack di dalam memori pada dasarnya merupakan pengalamatan register tidak langsung.
















BAB III
 KESIMPULAN

                   Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan  mengalamati suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan ini meliputi  :
1. Direct Addresing
Dalam mode pengalamatan direct addressing, harga yang akan dipakai diambil langsung dalam alamat memori lain.
2. Indirect Addresing
Mode ini pula satu-satunya cara untuk mengakses 128 byte lebih dari RAM internal pada keluarga 8052.
3. Immediate Addresing
    Mode ini sangatlah cepat karena harga yang dipakai langsung tersedia.

Register adalah merupakan sebagian memori dari mikro prosessor yang dapat diakses dengan kecepatan tinggi. Metode pengalamatan register ini  mirip dengan mode pengalamatan langsung. Perbedaannya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama. Indirect Addressing merupakan metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung  Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register. Displacement Addressing adalah menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan pengalamatan register tidak langsung. Ada tiga model displacement yaitu : Relative addressing, Base register addressing, Indexing. Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-first-out. Stack merupakan blok lokasi yang terbalik.









DAFTAR PUSAKA
http://forumtkjsmk.blogspot.com/2009/11/pengalamatan-ip-address.html
http://lecturer.ukdw.ac.id/~mahas/090413_arkom08.pdf





1 komentar:

  1. saya juga punya referensi tentang arsitektur komputer, bisa dikunjungi ke alamat ini http://mycomputerarchitecture.blogspot.com/
    Terimakasih Admin :)

    BalasHapus